
Selampung.ID – Kabupaten Mesuji di Provinsi Lampung berhasil meraih predikat sebagai kabupaten terbaik di Pulau Sumatera dalam upaya penanggulangan kemiskinan dan stunting. Atas capaian tersebut, pemerintah daerah menerima penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri.
Penghargaan itu diberikan dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah 2026 yang diselenggarakan oleh Kemendagri di Palembang. Dalam kesempatan tersebut, Kabupaten Mesuji berhasil meraih posisi juara pertama, mengungguli seluruh kabupaten lainnya di Pulau Sumatera pada kategori tersebut.
Bupati Mesuji, Elfianah Khamami, menyampaikan bahwa pencapaian ini menjadi dorongan semangat bagi dirinya dalam memimpin daerah.
“Alhamdulillah hasil ini jadi semakin semangat lagi, tentu program kerja ke depan kami akan lebih giat lagi karena mempertahankan lebih susah daripada mencapainya, jadi kami upayakan yang terbaik,” katanya, Minggu (26/4/2026).
Ia juga menambahkan bahwa ke depan pemerintah daerah akan berfokus menjaga kestabilan inflasi, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo dan pemerintah pusat.
“Rencana ke depan selain atasi kemiskinan dan stunting, tentunya menjaga inflasi karena Presiden RI ingin ada perhatian terhadap inflasi di daerah, jangan sampai terjadi terlalu rendah dan tinggi jadi harus stabil,” sambung Elfianah.
Selain itu, sebagai daerah yang mengandalkan sektor pertanian, Elfianah menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor tersebut.

“PAD kami upayakan meningkat dan kami sudah menggali potensi potensi yang ada, mulai dari PBB, gardu induk, dan lainnya. Keunggulan Mesuji ini pertanian karena Mesuji ada 3 kecamatan penghasil padi, karena kami tidak ada industri, hasil pertanian alhamdulillah meningkat dari sekali kini jadi 2 bahkan 3 kali setahun produksi juga meningkat dari 5 ton sekarang mencapai 8 ton. Kami nomor 3 penghasil padi di Lampung,”tutupnya.
Berdasarkan data yang dihimpun detikSumbagsel, tingkat kemiskinan di Kabupaten Mesuji menunjukkan tren penurunan yang konsisten, dari 6,31% pada November 2024 menjadi 5,92% pada April 2026.
Sementara itu, angka stunting juga mengalami penurunan signifikan, dari 22,5% pada tahun sebelumnya menjadi 5% pada tahun 2023.