
Selampung.ID – Upaya pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan terhadap Zepi Ardiansyah (7), bocah yang hanyut terbawa ombak di Pantai Sayar, Kecamatan Pesisir Utara, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh nelayan setempat dalam kondisi terapung di tengah laut. Lokasi penemuan berada sekitar 9 kilometer dari titik awal korban terseret ombak saat kejadian.
Wakil Komandan Pos SAR Tanggamus, Nico Saputra, menyampaikan bahwa penemuan jasad korban terjadi pada Senin (22/12/2025) sekitar pukul 14.00 WIB. Ia menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari nelayan yang menemukan tubuh korban di perairan tersebut.

“Pada hari ini sekitar pukul 14.00 WIB, kami menerima informasi dari nelayan bahwa jasad korban telah ditemukan. Setelah menerima laporan tersebut, tim SAR langsung menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi. Korban ditemukan dengan jarak kurang lebih 9 kilometer dari titik awal hanyutnya,” jelas Nico.
Lebih lanjut, Nico mengatakan bahwa setelah proses evakuasi selesai dilakukan, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka dan dilakukan proses pemakaman. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan resmi dihentikan.
“Jenazah korban langsung kami serahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. Dengan ditemukannya korban, maka operasi pencarian kami nyatakan selesai,” tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, bocah berusia 7 tahun bernama Zepi Ardiansyah dilaporkan hanyut terbawa ombak saat sedang bermain bersama temannya di kawasan pantai. Sejak kejadian tersebut, tim SAR gabungan terus melakukan upaya pencarian hingga akhirnya korban ditemukan.
Peristiwa hanyutnya korban terjadi di Pantai Sayar, Pekon Kota Karang, Kecamatan Pesisir Utara, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, pada Sabtu (20/12/2025) sekitar pukul 13.00 WIB.