
SELAMPUNG.ID – Harapan keluarga dan warga perlahan bercampur haru setelah tujuh hari pencarian terhadap Kaliman (83), seorang lansia yang dilaporkan hilang, belum membuahkan hasil. Operasi SAR resmi dihentikan, namun doa dan penantian belum benar-benar usai.
Kaliman sebelumnya dilaporkan hilang di area perkebunan Pekon Gading Rejo Timur, Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu. Sejak laporan diterima, suasana kebersamaan begitu terasa. Tim SAR gabungan bersama warga bahu-membahu menyusuri setiap sudut lokasi yang dicurigai.
Setiap hari operasi diawali dengan briefing dan evaluasi, dilanjutkan asesmen lapangan serta penyisiran darat. Area pencarian dibagi ke dalam beberapa sektor agar upaya lebih terarah. Medan perkebunan yang cukup luas dan menantang tidak menyurutkan semangat para petugas dan relawan.
Berbagai unsur terlibat dalam misi kemanusiaan ini, mulai dari TNI, Polri, BPBD, PMI, pemerintah pekon, hingga masyarakat setempat. Dukungan peralatan dan perlengkapan SAR turut dikerahkan demi memperbesar peluang menemukan korban.

Dantim Rescuer Kantor SAR Lampung, Santossa, menyampaikan bahwa seluruh prosedur pencarian telah dilaksanakan secara maksimal.
“Tim SAR Gabungan telah melakukan pencarian secara menyeluruh dan terkoordinasi. Namun hingga hari terakhir operasi, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban,” ujarnya dalam keterangan, Senin (26/1/2026).
Pada Minggu sebelumnya, evaluasi bersama seluruh unsur SAR dan pihak keluarga digelar. Dari hasil musyawarah tersebut, disepakati bahwa operasi SAR dihentikan dan akan dilanjutkan dalam bentuk pemantauan.
“Apabila di kemudian hari ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, operasi SAR akan dibuka kembali,” jelasnya.
Dengan dihentikannya operasi, seluruh unsur SAR gabungan dikembalikan ke kesatuan masing-masing. Ucapan terima kasih dan penghormatan diberikan atas dedikasi mereka dalam menjalankan misi kemanusiaan ini.
Meski operasi resmi berakhir, harapan keluarga dan warga sekitar masih menggantung. Doa terus dipanjatkan, semoga ada kabar yang membawa titik terang.