
Selampung.ID — Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung menyiapkan uang tunai sebesar Rp4,5 triliun untuk layanan penukaran uang baru bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kepala KPw BI Lampung, Bimo Epyanto, mengatakan jumlah tersebut meningkat 28,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Langkah ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat selama Ramadhan hingga menjelang Lebaran.
Menurut Bimo, BI Lampung telah bekerja sama dengan 40 perbankan di daerah untuk membuka layanan terpadu penukaran uang baru. Upaya ini bertujuan memastikan ketersediaan uang layak edar bagi masyarakat.
Selain itu, BI juga memperluas layanan kas keliling di berbagai pusat aktivitas keagamaan, baik di dalam maupun luar wilayah Bandar Lampung guna meningkatkan akses layanan penukaran.

Masyarakat yang ingin melakukan penukaran uang dapat melakukan pemesanan dan melihat jadwal layanan melalui laman resmi pintar.bi.go.id. Adapun paket penukaran uang disediakan maksimal Rp5,3 juta per orang dengan pecahan mulai Rp1.000 hingga Rp50.000.
Tidak hanya menyediakan uang tunai, BI turut mendorong masyarakat menggunakan transaksi digital melalui QRIS yang dinilai lebih cepat, mudah, murah, aman, dan andal, sekaligus sebagai langkah pencegahan peredaran uang palsu.
BI Lampung juga menggelar kick off program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026 bertema “Menjaga Rupiah di Bulan Penuh Berkah”. Program ini bertujuan memastikan ketersediaan uang layak edar sekaligus meningkatkan edukasi masyarakat terkait belanja bijak dan pemahaman nilai rupiah.
BI berkomitmen menjaga ketersediaan uang tunai serta mendorong digitalisasi pembayaran guna mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri.