
Selampung.id – Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menyatakan kesiapan Pemerintah Kota Metro dalam menyediakan lahan permanen guna pembangunan Sekolah Rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan saat audiensi bersama Menteri Sosial, Saifullah Yusuf.
Bambang menegaskan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Ia menyebut Pemkot Metro siap menindaklanjuti arahan pemerintah pusat.
“Sekolah Rakyat ini sangat dibutuhkan. Anak-anak ini adalah warga kami, dan kami siap menindaklanjuti sesuai arahan,” ujar Bambang dalam keterangan tertulis, Selasa (27/1/2026).
Dalam pertemuan yang berlangsung pada Senin (26/1/2026), Menteri Sosial yang akrab disapa Gus Ipul menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bagian dari Program Strategis Nasional (PSN). Program ini menyasar anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Menurut Gus Ipul, setiap kepala daerah diminta serius mempersiapkan kebutuhan pembangunan, salah satunya dengan menyediakan lahan minimal tujuh hektare untuk pembangunan sekolah berasrama.
“Jika lahannya siap, pemerintah pusat akan membangun fasilitas lengkap, mulai dari asrama siswa dan guru, ruang kelas, laboratorium, aula, hingga sarana olahraga. Sekolah ini mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA dengan kapasitas sekitar seribu siswa,” jelasnya.

Sekolah Rakyat tidak hanya memberikan pendidikan gratis dan sistem berasrama, tetapi juga menjamin pemenuhan gizi, layanan kesehatan, pendidikan karakter, serta pembelajaran berbasis teknologi. Setiap siswa akan mendapatkan seragam, makan tiga kali sehari, camilan dua kali, serta fasilitas laptop dan sistem pembelajaran digital.
Proses seleksi peserta didik tidak melalui tes akademik, melainkan berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya kelompok desil satu.
Saat ini, Sekolah Rakyat telah beroperasi di 166 lokasi dengan hampir 16 ribu siswa dari jenjang SD hingga SMA. Pemerintah pusat juga mendorong penambahan lokasi baru, termasuk di Provinsi Lampung.
Gus Ipul menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program pemberdayaan terpadu, tidak hanya untuk anak, tetapi juga bagi keluarga.
“Anak disekolahkan, orang tua diberdayakan, rumah diperbaiki, bansos dilengkapi, hingga keluarga bisa mandiri dan keluar dari kemiskinan,” ujarnya.
Ia pun meminta Pemerintah Kota Metro segera mengajukan usulan resmi dan berkoordinasi dengan Kementerian Sosial agar proses persiapan pembangunan dapat segera dimulai.